Hidup Aman

Kenali – Prediksi – Antisipasi untuk Hidup Aman

  •  

    November 2009
    S S R K J S M
    « Feb    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Ads

Pindah Alamat

Ditulis oleh admin di/pada Februari 1, 2009

Sekarang kami pindah alamat ke www.hidupaman.com. Kami tunggu kunjungan dan komentar anda.

Terima kasih.

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Pencegahan Kebakaran

Ditulis oleh admin di/pada Januari 10, 2009

“Kalau kecil menjadi teman, kalau besar menjadi lawan”. Istilah ini pasti sudah jamak terdengar terkait dengan api dan air. Sebenarnya istilah yang lebih tepat adalah “Kalau terkontrol menjadi teman dan kalau tidak terkontrol menjadi lawan”, dan tidak selamanya yang besar tidak dapat dikontrol.

Kebakaran di Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 9 Januari 2009, merupakan salah satu contoh kebakaran dari api yang tidak terkontrol. Api tersebut tidak terkontrol, ketika masih “kecil” hingga saat membesar, dan menelan delapan korban dengan 2 diantaranya adalah ibu hamil.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa dugaan kuat penyebab kebakaran adalah hubungan pendek arus listrik sebagai akibat dari pemasangan instalasi listrik yang tidak sesuai dengan standar.

Tindakan ceroboh yang lainnya yang berpotensi menyebabkan kebakaran adalah :

  1. Penggunaan stop kontak yang berlebihan sehingga terjadi percikan api pada saat mencolokkan listrik. Bila percikan tersebut mengenai benda yang mudah terbakar, maka kebakaran bukan hal yang mustahil untuk terjadi.
  2. Penggunaan kabel yang tidak sesuai dengan beban, hingga kabel menjadi panas, membakar karet pelindungnya dan terjadi hubungan pendek arus listrik
  3. Terkadang untuk memperkuat sekering atau MCB (Miniature Circuit Breaker), mengganti dengan ukuran yang lebih besar. Sehingga listrik tidak jatuh saat terjadi beban berlebih, tetapi akan mengakibatkan sambungan listrik terbakar.
  4. Penggunaan peralatan listrik dengan kualitas rendah.

Kenali, prediksi dan antisipasi..untuk hidup kita yang lebih baik.

Ditulis dalam Rumah | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Honda Riding Trainer

Ditulis oleh admin di/pada Januari 5, 2009

hrtHonda, seperti kita tahu, mempunyai komitmen yang cukup kuat terhadap keselamatan pengguna produk-produknya, baik sepeda motor maupun mobil.

Honda juga memiliki kelebihan di bidang teknologi, sebagai contoh : pengembangan robot ASIMO.

Kedua hal tersebut kemudian digabungkan dalam Honda Riding Trainer. Alat ini merupakan simulator untuk mengendarai sepeda motor dengan benar.

Didalamnya kita dapat belajar banyak mengenai teknik berkendara khususnya mengenai kemampuan kita untuk memprediksi bahaya. Setelah kita mencoba Honda Riding Trainer, alat tersebut akan memberikan nasehat kepada kita, berkaitan dengan keselamatan berkendara, dan memberikan nilai mulai dari A (aman), B (waspada), C (berbahaya) dan D (kecelakaan).

Alat tersebut juga memberikan banyak situasi yang sering terjadi di jalan raya dan semua tipe kendaraan mulai dari cub, sport hingga matic. 

Menurut pendamping, pada saat mencoba Honda Riding Trainer, alat tersebut sudah tersebar di 500 Dealer Honda di seluruh Indonesia dan akan ditambah lagi di tahun 2009.

Silahkan kunjungi Dealer Honda yang memiliki alat tersebut dan mencobanya langsung ditemani pendamping dari dealer tersebut.

Ditulis dalam Sepeda Motor | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Antisipasi Dini Kebakaran pada Anak

Ditulis oleh admin di/pada Januari 1, 2009

kebakaran-pada-anak2Selamat Tahun Baru 2009!

Semoga semuanya sehat-sehat dan tidak ada yang menjadi korban pesta kembang api di malam perayaan Tahun Baru 2009.

Gambar disamping adalah banner kampanye untuk antisipasi dini bila pakaian anak terlibat dalam kebakaran di Kanada, yaitu:

  1. Stop atau berhenti, sehingga api tidak menyambar barang-barang yang lain.
  2. Drop atau jatuhkan diri, sehingga api benar-benar terlokalisir
  3. Roll atau berguling, sehingga api dapat dipadamkan karena pasokan oksigen untuk api tersebut terpotong oleh tubuh anak ketika berguling.

Kenali, prediksi dan antisipasi..untuk hidup kita yang lebih baik.

Ditulis dalam Anak | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Kembang Api

Ditulis oleh admin di/pada Desember 30, 2008

Besok malam adalah hari perayaan Tahun Baru 2009, dan dapat dipastikan semua tempat akan membuat event semenarik mungkin untuk menarik sebanyak mungkin penonton.

Salah satu daya tarik pada perayaan Tahun Baru adalah pesta kembang api. Dimana kembang api akan ditembakkan ke udara dan membentuk cahaya-cahaya yang menarik.

Pesta kembang api yang diadakan dalam skala besar pasti menggunakan tenaga profesional, sedangkan dirumah mungkin anak-anak ingin “membuat event” sendiri menggunakan kembang api.

Ada beberapa petunjuk yang harus kita indahkan terkait kembang api :

  1. Anak-anak diarahkan untuk tidak menyalakan kembang api sendiri.
  2. Jangan melepas kembang api ke arah orang.
  3. Tidak memegang kembang api yang masih menyala, lebih baik menggantungnya atau diletakkan di bawah.
  4. Kembang api harus dinyalakan di luar rumah dan siapkan satu ember air untuk langkah pencegahan kebakaran.
  5. Anak-anak tidak diijinkan untuk memegang sisa kembang api yang jatuh karena masih memungkinkan menyala lagi.
  6. Pastikan kembang api sudah benar-benar mati, dengan mencelupkan kedalam ember air, sebelum dimasukkan ke tempat sampah.
  7. Jangan pernah membuat kembang api sendiri bila tidak benar-benar memiliki kemampuan untuk membuatnya.

Kenali, prediksi dan antisipasi..untuk hidup kita yang lebih baik.

Ditulis dalam Anak | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Proses Berkendara

Ditulis oleh admin di/pada Desember 26, 2008

Bila kita belajar Safety Riding dengan kurikulum Jepang, kita akan mendapatkan bahwasanya dalam berkendara terjadi 3 proses yang terus berulang yaitu :

  1. Perception, pengendara mengidentifikasi dan waspada terhadap potensi bahaya di lalu-lintas sekelilingnya.
  2. Judgement, mengambil keputusan untuk menghadapi situasi yang terjadi dan akan terjadi
  3. Operation, menjalankan keputusan yang diambil.

Berdasarkan data dari lembaga riset dan analisa data kecelakaan lalu-lintas menunjukkan bahwa kesalahan perception adalah kesalahan yang paling sering terjadi sebagai penyebab kecelakaan.

Kesalahan perception antara lain adalah asumsi yang salah terhadap sebuah situasi. Misal : pada saat berkendara sampai di perempatan, akan muncul asumsi, karena lalu-lintas di ruas jalan yang lain tidak terlihat (terhalang gedung, pohon dsb), tidak ada kendaran yang lewat, ternyata ada beberapa kendaran yang melintas.

Kesalahan judgement adalah kesalahan pengambilan keputusan walaupun asumsi sudah benar. Misal: kita berasumsi ada kendaraan lain yang akan melintas ketika kita sampai di perempatan, tetapi mungkin karena terburu-buru, kita tetap melaju di perempatan tersebut.

Kesalahan operational adalah kesalahan pada saat menjalankan peralatan kendaraan atau teknik berkendara. Misal : kita berasumsi ada kendaraan lain yang akan melintas dan kita memutuskan untuk berhenti tetapi pada saat berhenti tidak menggunakan teknik pengereman yang benar sehingga posisi berhenti masih berpotensi terlibat dalam kecelakaan (sliding, stoppie, dsb).

Dari uraian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berasumsi sangat penting karena akan langsung berimbas pada tahapan-tahapan selanjutnya. Asumsi dapat dilatih dengan memperbanyak pengetahuan berkendara dan pengalaman berkendara.

Kenali, prediksi dan antisipasi..untuk hidup kita yang lebih baik.

Ditulis dalam Mobil, Sepeda Motor | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Baju Tidur Anak

Ditulis oleh admin di/pada Desember 23, 2008

Mungkin selama ini anda tidak mengira bagaimana memilih baju tidur untuk anak yang benar. Mungkin kriteria anda hanyalah nyaman, menyerap keringat, tipis, ringan dsb. Atau mungkin anda tidak membiasakan anak-anak untuk menggunakan baju tidur.

Berikut beberapa kriteria memilih baju tidur yang dapat kita pakai berdasarkan tujuannya :

  1. Material yang dipilih adalah nylon dan polyester karena lebih susah terbakar dan terbakar lebih lambat bila dibandingkan dengan material katun atau campuran katun.
  2. Pilih ukuran baju yang fit atau sesuai dengan ukuran tubuh (tidak terlalu longgar) Hindari tidur dengan menggunakan rok yang berumbai, gombrong, berjuntai yang menyebabkan mudah tersambar api.
  3. Gunakan baju tidur yang tidak menggunakan tali-temali dan aksesoris yang dapat terlepas dari pakaian (misal: dasi, ikat pinggang, selendang) karena beresiko menjerat leher atau kepala anak.
  4. Pastikan kancing baju dan bagian-bagian kecil lainnya tidak terlepas yang mempunyai resiko mencekik.
  5. Bila tidur menggunakan selimut, pastikan tidak ada bagian dari selimut tersebut (misal: benang dll) yang dapat menjerat jemari, menjerat leher anak atau menciderai bagian yang lainnya.

Kenali, prediksi dan antisipasi..untuk hidup kita yang lebih baik.

Ditulis dalam Anak | Bertanda: , | Leave a Comment »